A. Pendahuluan
Dalam pembelajaran bahasa Jerman, penguasaan struktur kalimat merupakan salah satu aspek terpenting untuk mencapai kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Pada tahap awal, peserta didik biasanya mempelajari kalimat sederhana (Hauptsatz), seperti Ich lerne Deutsch atau Er wohnt in Berlin. Namun, seiring meningkatnya kemampuan berbahasa, penggunaan kalimat kompleks menjadi sangat penting untuk mengekspresikan gagasan yang lebih rinci, logis, dan bervariasi.
Kalimat kompleks dalam bahasa Jerman umumnya melibatkan Nebensatz (anak kalimat) yang dihubungkan dengan Konjunktion (kata penghubung). Penggunaan Nebensatz memungkinkan pembicara atau penulis menyampaikan alasan, waktu, tujuan, syarat, pertentangan, dan berbagai hubungan makna lainnya dalam satu struktur kalimat yang utuh.
Materi ini akan membahas secara lengkap pengertian kalimat kompleks, jenis-jenis konjungsi, aturan posisi kata kerja dalam Nebensatz, serta contoh penggunaan dalam konteks kehidupan sehari-hari.
B. Pengertian Kalimat Kompleks (Komplexer Satz)
Kalimat kompleks dalam bahasa Jerman adalah kalimat yang terdiri dari:
Hauptsatz (kalimat utama)
Nebensatz (anak kalimat)
Contoh:
Ich lerne Deutsch, weil ich in Deutschland studieren möchte.
Kalimat di atas terdiri dari:
Hauptsatz: Ich lerne Deutsch
Nebensatz: weil ich in Deutschland studieren möchte
Ciri utama kalimat kompleks adalah adanya kata penghubung (Konjunktion) yang mengaitkan kedua bagian kalimat tersebut.
C. Hauptsatz dan Nebensatz
1. Hauptsatz (Kalimat Utama)
Hauptsatz adalah kalimat utama yang dapat berdiri sendiri dan memiliki susunan dasar:
Subjek + Predikat (kata kerja di posisi ke-2)
Contoh:
Ich gehe heute zur Schule.
Meine Schwester arbeitet im Krankenhaus.
2. Nebensatz (Anak Kalimat)
Nebensatz tidak dapat berdiri sendiri dan selalu bergantung pada Hauptsatz. Ciri paling penting dari Nebensatz adalah:
Kata kerja berada di posisi terakhir
Contoh:
…, weil ich heute keine Zeit habe.
…, dass er sehr fleißig ist.
D. Konjunktion dalam Bahasa Jerman
Konjunktion adalah kata penghubung yang menghubungkan dua kalimat atau dua klausa. Dalam konteks kalimat kompleks, konjungsi sangat menentukan struktur dan posisi kata kerja.
Secara umum, konjungsi dibagi menjadi:
Subordinierende Konjunktionen (konjungsi subordinatif)
Koordinierende Konjunktionen (konjungsi koordinatif)
E. Subordinierende Konjunktionen (Konjungsi Subordinatif)
Subordinierende Konjunktionen adalah konjungsi yang membentuk Nebensatz dan menyebabkan kata kerja berada di akhir kalimat.
Konjungsi Subordinatif yang Sering Digunakan
| Konjungsi | Arti |
|---|---|
| weil | karena |
| dass | bahwa |
| wenn | jika / ketika |
| obwohl | walaupun |
| damit | agar / supaya |
| während | sementara |
| nachdem | setelah |
| bevor | sebelum |
| als | ketika (lampau) |
1. Konjungsi „weil“ (karena)
Digunakan untuk menyatakan alasan.
Contoh:
Ich bleibe zu Hause, weil ich krank bin.
Er lernt viel, weil er die Prüfung bestehen möchte.
Struktur:
Hauptsatz + weil + Subjek + Objek + Kata kerja (akhir)
2. Konjungsi „dass“ (bahwa)
Digunakan untuk menyatakan pernyataan tidak langsung atau pendapat.
Contoh:
Ich denke, dass Deutsch sehr interessant ist.
Sie sagt, dass sie morgen kommen wird.
3. Konjungsi „wenn“ (jika / ketika)
Digunakan untuk menyatakan syarat atau waktu (masa kini dan masa depan).
Contoh:
Wenn es regnet, bleibe ich zu Hause.
Ich freue mich, wenn du mich besuchen kannst.
Catatan:
Jika Nebensatz berada di awal kalimat, maka kata kerja di Hauptsatz berada di posisi pertama.
4. Konjungsi „obwohl“ (walaupun)
Digunakan untuk menyatakan pertentangan.
Contoh:
Obwohl er müde ist, arbeitet er weiter.
Ich gehe zur Schule, obwohl ich keine Lust habe.
5. Konjungsi „damit“ (agar/supaya)
Digunakan untuk menyatakan tujuan.
Contoh:
Ich lerne Deutsch, damit ich in Deutschland studieren kann.
Sie spart Geld, damit sie ein Auto kaufen kann.
F. Koordinierende Konjunktionen
Koordinierende Konjunktionen menghubungkan dua kalimat setara dan tidak mengubah posisi kata kerja.
Konjungsi koordinatif yang umum:
und (dan)
oder (atau)
aber (tetapi)
denn (karena)
Contoh:
Ich lerne Deutsch, und ich höre Musik.
Er ist müde, aber er arbeitet weiter.
Perbedaan penting:
denn berarti “karena”, tetapi tidak membentuk Nebensatz
Ich bleibe zu Hause, denn ich bin krank.
G. Posisi Kata Kerja dalam Kalimat Kompleks
1. Kata Kerja dalam Hauptsatz
Selalu di posisi ke-2
Contoh:
Ich lerne Deutsch.
Heute gehe ich zur Schule.
2. Kata Kerja dalam Nebensatz
Selalu di akhir kalimat
Contoh:
…, weil ich Deutsch lerne.
…, dass er nach Hause geht.
Jika terdapat dua kata kerja (modal + infinitif):
Kata kerja bantu di akhir
Infinitif sebelum kata kerja bantu
Contoh:
…, weil ich Deutsch lernen möchte.
H. Nebensatz di Awal Kalimat
Nebensatz tidak selalu berada di belakang. Nebensatz juga dapat berada di awal kalimat.
Contoh:
Wenn ich Zeit habe, lerne ich Deutsch.
Weil er krank ist, bleibt er zu Hause.
Aturan:
Jika Nebensatz di awal, maka kata kerja Hauptsatz berada di posisi pertama.
I. Contoh Kalimat dalam Kehidupan Sehari-hari
Ich lerne Deutsch, weil ich in Deutschland arbeiten möchte.
Wenn ich Freizeit habe, treffe ich meine Freunde.
Obwohl das Wetter schlecht ist, gehe ich spazieren.
Sie sagt, dass sie heute keine Zeit hat.
Ich spare Geld, damit ich reisen kann.
J. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Meletakkan kata kerja tidak di akhir Nebensatz
❌ weil ich bin krank
✅ weil ich krank binLupa membalik posisi kata kerja saat Nebensatz di awal
❌ Wenn ich Zeit habe, ich lerne Deutsch
✅ Wenn ich Zeit habe, lerne ich Deutsch
K. Latihan Singkat
Gabungkan kalimat berikut menggunakan konjungsi yang tepat:
Ich lerne Deutsch. Ich möchte in Deutschland studieren.
Er bleibt zu Hause. Er ist krank.
Ich habe Zeit. Ich helfe dir.
Jawaban contoh:
Ich lerne Deutsch, weil ich in Deutschland studieren möchte
Penggunaan struktur kalimat kompleks dengan Nebensatz dan Konjunktion merupakan keterampilan penting dalam bahasa Jerman. Dengan memahami fungsi konjungsi, posisi kata kerja, dan hubungan makna antar kalimat, peserta didik dapat menyampaikan ide secara lebih jelas, logis, dan natural.
Penguasaan materi ini tidak hanya membantu dalam kemampuan menulis dan berbicara, tetapi juga sangat berguna dalam memahami teks bacaan dan percakapan sehari-hari dalam bahasa Jerman
MASUK PTN